Kebetulan sudah dua malam terjadi keributan yang sudah tidak bisa di tolerir lagi. Saat itu tetangga atas ku yang sangat terkenal sering membuat keributan memulai aksinya.
Selama ini aku dan eRBe hanya bisa diam saat mendengar anjingnya mengongong, saat mendengar mreka bertengkar hebat, saat mereka banting-banting piring, saat anjingnya berjalan di tenggah lelapnya tidur kami.
Tapi malam itu batas toleransi ku sudah habis, saat eRBe napping di depan teve, bunyi drilling dan ketukan palu itu sangat kencang, di tenggah malam buta bisa di bilang kejadiannya diatas jam 10, and its been goin on till late at night...

Akkhirnya aku memutuskan menelphone line favorit yang selama ini selalu di sebutkan orang-orang. Sekalian pengen menguji seberapa cepat mereka bertindak memberantas ketidak nyamanan masyarakatnya.
Langsung saja, aku menekan tombol 999 dari landline, dan tersambunglah ke bagian emergency.
Tanpa ragu-ragu aku segera menceritakan detail kejadian yang sudah tidak bisa di tolerir tadi. kemudian bapak-bapak yang di operator tersebut berjanji akan segera mengambil tindakan atas kejadian yang aku adukan tersebut...
Sambil menunggu, 10 , 15 minutes bunyi ketukan palu masih terdengar dan akhirnya berhenti juga...
tyty: Mungkin petugas 999 sudah datang yah
eRBe: Hayoo loh, kamu sih.. ntar di datengin tetangga loh
tyty: Biarin ajah .. emang dia salah kok, kenapa juga ribut malem-malem
Gak lama ada orang yang mengetuk pintu rumah ku. Sang suami segera membuka dan melihat siapa yang datang, ternyata tetangga atas ku yang super ribut ituh..
Sebenarnya sebelum aku memutuskan untuk menelphone 999, sempat juga memberikan serangan balik, yaitu mengetok langit-langit atap supaya tetangga atas sadar, tapi tetap saja ndablek.
Dan datanglah si bapak Tinggi, hitam , besar dan bertatto di hadapan pintu rumah kami. Ia bertanya kenapa kita telphone polisi, mustinya dia tau dunk yah..
Uh, dasar mau cari ribut ajah..
malah bilang gini..
yah next time kalo ada masalah loe bisa langsung ngomong ke gwe.. tanpa harus langsung telphone polisi.
uch, gak bakalan ada next time deh!!!!
next time juga aku tambah seneng telp 999 wong ada fasilitas itu dan action nya cepet, daripada harus berurusan dengan tetangga yang nyebelin..
Rasain loe tetangga! Emang enak cari perkara sama Bumil :-P


