Friday, September 01, 2006, posted by Beyond My Destination at Friday, September 01, 2006
Inalilahi wainnalilahi roji'uun, telah pulang teman kita Inong ke rahmatullah pagi ini jam 7 waktu singapura.
Begitulah kira-kira bunyi sms pertama ku yang masuk di Inbox pagi ini.

Masyallah, terkejut sigap aku bangun dari ranjang dan terdiam. Ini seperti mimpi, begitu cepat dan begitu singkat, baru saja semalam aku menjenguk bunda di Ruang ICU.

Masih kuat harapan kami semua untuk membuktikan keajaiban tuhan untuk kesembuhan Bunda, tapi ternyata takdir berkata lain, pencipta yang maha kuasa lebih sayang kepada Bunda.


Hari ini kusempatkan menghadiri persemayan terakhir Bunda, dimana dia dimandikan dan di kafankan. Proses pensucian jenajah dan pembalsaman berlasung agak lama.

Tetapi suasana haru biru di ruangan itu sangat terasa.
Tidak tertahan aku melihat syifa yang sentiasa di gendong dekat pangkuan Mas Haris. Masyallah kenapa ini harus terjadi, mutiara-mutiara kecil itu harus kehilangan Bunda yang di cintai di saat usia mereka masih dini.

Air mataku mengalir sangat deras ketika melihat sekujur badan Bunda yang terbungkus kain Kafan, Masyallah masa-masa sulit yang pernah aku rasakan waktu kehilangan papa tercinta satu tahun setenggah yang lalu tiba-tiba aku rasakan lagi.

Ketika melihat Zidan yang melihat Bundanya di bungkus kain Kafan dan terbujur kaku, Ia hanya bisa berteriak kencang "BUNDA", sungguh tersayat hati ini mendengar tanggisan mahluk kecil itu. Ummi dan Mas Haris yang sangat tegar mencium jenazah Bunda sambil menahan butiran air mata.

Bund, begitulah aku menyapanya...

Bund, walau kini Bunda sudah tiada tapi senyum,tawamu, kebaikan mu selalu akan kami ingat sampai kapanpun.
Pertemuan kita di Botanic garden beberapa bulan yang lalu adalah pertemuan terakhir.
Percakapan kita di YM adalah percakapan terakhir..
Terima kasih atas segala kebaikan dan keramahan yang Bunda telah berikan.
Semoga amal dan ibadahmu di terima allah swt.

Selamat Jalan MBa Inong.