Thursday, August 31, 2006, posted by Beyond My Destination at Thursday, August 31, 2006
Kemarin malam saat aku sedang makan malem bersama eRBe, tiba-tiba cellphone ku berbunyi. Ada secarik pesan dari Erina tentang Bunda Inong.
Erina berkata Mba Inong masuk Rumah sakit, kapan mau jenguk?
Tidak terbersit sedikitpun kalo ternyata bunda koma dan tidak sarakan diri. Tadinya aku berfikir kalo bunda dirawat hanya karena kecelakaan kecil. Sesampainya di rumah aku lihat MbaHany online, dan ketika membaca email dari milis.. berderet email di inbox yang mendoakan akan kesembuhannya. Mendengar kronologis critanya dari MBa Hany, tiba-tiba saja seluruh badan ku lemas, dan mata ku mulai berkaca-kaca. Dan hari ini kami bergegas untuk menjenguk Bunda di NUH bersame Enji dan Evie.
Saat itu bunda masih terdampar di Ruang ICU dengan alat bantu yang menempel di sekujur badannya.Masyallah aku tak kuat menahan tangis, berdua Evie aku masuk ke ruangan di mana bunda di rawat, bunda masih tidak sadarkan diri dan tidak bergerak sedikitpun. Ia hanya bernafas ter enggah-enggah dengan alat bantunya itu.. Aku membelai jarinya yang sedang di tusuk jarum dan berpesan agar bunda lekas pulih dan bisa tertawa bersama kami lagi.
Bunda cepat bangun.. kami semua sayang bunda, kami rindu tawa bunda dan senyum manis bunda...
ketika melihat anak-anak bunda yang Lucu, air mataku tak terbendung lagi, dan seluruh teman yang menjengguk merasakan duka yang di rasakan Zidan dan Syifa. Hari ini anak perempuan bunda Syifa berulang tahun tanpa kue buatan bundanya.
Syifa sayang selamat ulang tahun yah Nak, doakan bunda bisa main bareng Syifa dan Abang Zidan seperti dulu.
Bund, Tolong cepat bangun. aku belum sempat memenuhi ke inginan mu untuk berkunjung ke istana mu...
Bund, Ayo cepat sadar.. lawan penyakitmu, Kami semua masih membutuhkan Bunda..

Semoga bunda Cepat Sadar ya allah..
 
2 Comments:


At 5:30 AM, Blogger --ambar--

ingat foto ini jadi inget kalian. Bunda tetap ada diantara kita.

 

At 8:41 AM, Blogger Beyond My Destination

Mbar, trimakasih sudah mampir. Iyah bunda akan selalu ada antara dan di hati kita sama seperti waktu bunda masih ada.
amien