Friday, February 02, 2007, posted by Beyond My Destination at Friday, February 02, 2007
Sudah dari jauh-jauh hari aku mengarapkan kedatangannya, dan ternyata hari itu akhirnya tiba. Sudah lama kami tidak saling ketemu, hampir satu tahun lebih. Mas Adhit yang bertugas di Dumai kadang terlalu sibuk dengan pekerjaannya sampai-sampai setiap kali kita ketemu pasti ada saja yang aku ingin sampaikan atau curhatin.

Kedengerannya lucu, kok curhat sama cowo. Tapi begitulah kami, sesama sepupu memang saling dekat, dan kebetulan beliau adalah salah satu ponakan kesayangan almarhum papah.


Dari kecil frekewnsi pertemuan kami bisa di bilang jarang karena Papa bertugas di luar Jakarta, dan setiap liburan kami selalu berkumpul untuk menjumpai keluarga yang semuanya hampir berdomisili di Jakarta.

Ritual yang masih berjalan sampai saat ini, setiap kali bertemu pasti ada saja obrolan , dari gossip sampai berita aktual yang terjadi dalam keluarga kami.




Front row: Mba Prita, Mas Adhit, Mas Ivan
Back Row: Tyty, Mba Eggie, Mba Fifie

Kami begitu dekat, bahkan satu sama lain saling terbuka menceritakan hal-hal yang memalukan sekalipun. HaHaHaHa... pastinya obrolan-obralan tersebut di selingi canda, tawa, makan dan nyemil-nyemil tentunya.

Kebetulan malam itu aku hanya bertemu Mas Adhit sebentar saja, belum hilang rasa kangen dan ingin ngobrol panjang lebar seperti yang biasa kami lakukan sebelumnya, tapi apa daya dia harus pergi lagi karena urusan kerjaan dengan clientnya.. Tidak sempat makan malem, tidak sempat curhat, hanya titipan oleh-oleh dari Bude yang tertinggal.

Tyty : Huh SeBeL, deh mas...
kenapa dateng cuman sebentar, mana gak nginep di rumah lagih :-(

Mas Adhit: Ya, nanti aku dateng lagi Ty, kamu baik-baik jaga kandungan yah.

Tyty: Ach , tahun kapan baru loe kesini lagi, sebel..

Mas Adhit: Ya sorry deh, gwe banyak kerjaan. Besok sore udah musti balik lagi.
Yang penting kan titipan dari Bude-Bude udah gwe sampein.

Tyty: Ya deh, makasih.. (Dengan nada suara masih kesel )
eRbe mengelus-elus punggungku berusaha menenangkan.

eRBe : udah say, si Mas kan sibuk.. besok sore kalo sempet kita ketemuan lagi, ya gak mas?

Mas Adhit: ya besok begitu urusan gwe kelar, gwe langsung telp.

Hari itu tunggu punya tunggu, gak ada berita. Aku yang berasa tidak enak menghentikan hasrat untuk menelphone karena takut menggangu.

Dan masih saja sepupuku yang satu ini tidak berubah, walaupun aku sudah bersuami di matanya dia masih saja menganggap aku adiknya yang selalu di jajani, seperti ritual biasanya jaman muda dulu aku dan Dwi (adikku) sering sekali di traktir dan di sanguin..karena dia sudah cukup mapan dalam karirnya di saat umur yang lumayan muda.

Tapi malam itu kejadian tahun-tahun dulu terulang lagi,duh malu banget deh udah punya suami masih ajah di sanguin kek jaman muda dulu, diam-diam malam itu tanpa sepengetahuan eRBe, Mas Adhit menjalankan ritualnya yang sebelumnya memang sudah pernah di jalanin.

Diam-diam ia membuka dompetnya dan menyelipkan sangu di dalam tasku.

Tyty: huh mas gimana sih .. aku kan udah punya suami, Gak mau ach!

Mas Adhit: udah itu loe pegang buat si bayi nanti.

Tyty: Mas ih , kebiasaan deh!

Jadi begitulah kami, aku dan Mas Adhit dari Jaman lajang dulu memang sering "menggila" bareng, dari nonton Live music yang mulainya jam 12 malem dan akhirnya nyambung ke nite club sampe jam 7 pagi bikin keluarga heboh nyariin.

Sampai akhirnya kita berdua di larang ketemuan karena menurut Mama, si Mas memberikan bad influenced. HaHaHa.. padahal sih sama-sama gilanya anak muda.

Untungnya skarang kita udah pada Insaf,masing-masing dah punya keluarga dan karena faktor umur mungkin, Tapi kita tetap "KOMPAK" .. HeHeHe..

begitulah segelintir cerita the Hadi's family.




Current mood: Happy.
Current music: Dear Diary, Ratu



 
Saturday, January 20, 2007, posted by Beyond My Destination at Saturday, January 20, 2007
Sudah menjadi resiko tinggal di negara strategis yang kebetulan tempat yang asik untuk persingahan sebelum menuju ke negara lainnya.
Biasanya di akhir tahun dan di awal tahun banyak tamu yang datang berkunjung ke rumah kami. Baik itu tamu dekat atau tamu jauh. Bisa teman , bisa sodara.

Kebetulan sekali di awal tahun ini , salah satu teman kuliah ku berkunjung ke Singapura setalah menyelsaikan study S2 nya. Cukup lama kita tidak bertemu , terakhir kita ketemu di saat acara pernikahan ku pertengahan juli 2005. Dan akhirnya tepat tanggal 1 january Salwa sampai juga tepat di depan pintu rumahku.



Seperti biasa tamu jauh pastinya membawakan oleh-oleh buat si temen nya ini.


- 1 Box chocolate berisi 500 gram

- Sepasang kaos kaki bayi

- Gelas untuk soevenir bertuliskan "Amsterdam"






Begitu sampai di rumah kita langsung ngobrol panjang lebar, aku yang baru saja tidur 2 jam karena sibuk party tahun baru di rumah salah seorang teman tetap saja melancarkan pemburuan cerita darinya.


Karena si teman ini masih jet lag maka ia pamitan untuk istirahat, dan aku pun masuk ke kamar untuk melanjutkan tidur.

Masih keukeh ingin bercerita panjang lebar setelah pulas dari tidur nyenyak yang panjang.
Sambil melanjutkan cerita kami mengunyah 1 Box chocalate berisi macadamia nut.
Gileee.... I'm not suppose to eat the whole box of chocolate!!!!!!!!

Memang namanya chocolate itu irresistable :-(

Tiba saat nya next appoitment to visit my gynea , dan ternyata aku naik 2.5 kilos selama menjelang natal dan tahun baru...

Phew, dimarahin lah pastinya sama dokter. I'm not supposed to gain weight more than a kilo in one whole month.

Ibu dokter yang sangat concern akan kondisi pasiennya langsung saja, menyebutkan hal-hal yang aku tidak boleh konsumsi selama hamil.

You are not suppose to eat"
-Ice Cream
- Cake
-Chocolate
- Less Carbo
- No more oily food

I've been neglecting all those list above... off course with some excuses.
Tapi namanya dokter yah emang gak bisa di bohongin yak... dia tau loh, kalo selama sebulan ini aku udha keseringan makan coklat diem-diem apalagi kalau eRBe pas lagi ngantor. HiHiHi

Pokoknya kalo belum abis rasanya gak seneng deh , dengan segala konsekwensinya skarang aku harus diet ketat lagi.

This are the list of food that I've been consuming this whole weeks;
-Miso Soup
- Clear Soup
- Yong Tou Foo with lots of vegies, tentu saja gak boleh yang ada gorengannya sama sekali :-(
- More Vegies
- More Fruits.
- More plain water, 2.5 litres/day
- Fat Free Yoghurt
Imagine no Carbo at all

Tuh gara-gara gak nurut dokter, jadi nya di siksa lebih kejam lagi kan.. abis bumil bandel sih!!!!
 
Monday, January 08, 2007, posted by Beyond My Destination at Monday, January 08, 2007
Hiruk-pikuk tinggal di rumah susun yang terkadang penuh dengan segala cerita terkadang membuat kita tertawa geli, apalagi ketika mempunyai tetangga yang unik , yang setiap hari nya selalu bikin keributan, baik itu keributan karena pertengkaran atau mengerjakan hal lainnya.

Kebetulan sudah dua malam terjadi keributan yang sudah tidak bisa di tolerir lagi. Saat itu tetangga atas ku yang sangat terkenal sering membuat keributan memulai aksinya.
Selama ini aku dan eRBe hanya bisa diam saat mendengar anjingnya mengongong, saat mendengar mreka bertengkar hebat, saat mereka banting-banting piring, saat anjingnya berjalan di tenggah lelapnya tidur kami.

Tapi malam itu batas toleransi ku sudah habis, saat eRBe napping di depan teve, bunyi drilling dan ketukan palu itu sangat kencang, di tenggah malam buta bisa di bilang kejadiannya diatas jam 10, and its been goin on till late at night...


Akkhirnya aku memutuskan menelphone line favorit yang selama ini selalu di sebutkan orang-orang. Sekalian pengen menguji seberapa cepat mereka bertindak memberantas ketidak nyamanan masyarakatnya.

Langsung saja, aku menekan tombol 999 dari landline, dan tersambunglah ke bagian emergency.
Tanpa ragu-ragu aku segera menceritakan detail kejadian yang sudah tidak bisa di tolerir tadi. kemudian bapak-bapak yang di operator tersebut berjanji akan segera mengambil tindakan atas kejadian yang aku adukan tersebut...

Sambil menunggu, 10 , 15 minutes bunyi ketukan palu masih terdengar dan akhirnya berhenti juga...

tyty: Mungkin petugas 999 sudah datang yah

eRBe: Hayoo loh, kamu sih.. ntar di datengin tetangga loh

tyty: Biarin ajah .. emang dia salah kok, kenapa juga ribut malem-malem


Gak lama ada orang yang mengetuk pintu rumah ku. Sang suami segera membuka dan melihat siapa yang datang, ternyata tetangga atas ku yang super ribut ituh..

Sebenarnya sebelum aku memutuskan untuk menelphone 999, sempat juga memberikan serangan balik, yaitu mengetok langit-langit atap supaya tetangga atas sadar, tapi tetap saja ndablek.

Dan datanglah si bapak Tinggi, hitam , besar dan bertatto di hadapan pintu rumah kami. Ia bertanya kenapa kita telphone polisi, mustinya dia tau dunk yah..
Uh, dasar mau cari ribut ajah..
malah bilang gini..

yah next time kalo ada masalah loe bisa langsung ngomong ke gwe.. tanpa harus langsung telphone polisi.

uch, gak bakalan ada next time deh!!!!

next time juga aku tambah seneng telp 999 wong ada fasilitas itu dan action nya cepet, daripada harus berurusan dengan tetangga yang nyebelin..

Rasain loe tetangga! Emang enak cari perkara sama Bumil :-P
 
Wednesday, December 20, 2006, posted by Beyond My Destination at Wednesday, December 20, 2006
Tepat menjelang hamil muda ini, banyak sekali perubahan yang terjadi pada diriku, sebut saja satu hal; aku bisa menjadi sangat sensitive dan sering kali tidak mengerjakan hal yang seharusnya aku bisa kerjakan sebelumnya.

Maafkan aku sayang,
-skarang aku kurang memperhatikanmu.
-dikala pagi hari hanya secangkir teh yang tersedia di meja.
-seringnya aku ngomel dikala terlalu capek padahal aku tidak mengerjakan banyak hal.
-Bisa di hitung dengan jari berapa kali aku pernah memasakan lauk untukmu di saat berbadan dua.

Tapi kamu,
- Tetap sabar dan terus mencurahkan sejuta kasih sayang.
- Memaklumi segala hal, walau sekarang rumah sering terlihat berserakan.
- Tetap menghabiskan teh yang aku suguhkan setiap pagi.

Aku ingin bisa cepat beraktivitas seperti sedia kala.
Suatu saat kalo aku sudah agak sehat, pasti akan ada kejutan seperti ini lagi.


Ini adalah hasil karya-ku waktu valentine february lalu, eRBe sangat terkejut ketika sampai di rumah melihat hiasan candle light dan bunga mawar merah yang bertaburan di atas meja.

Waktu itu

eRBe: wah, kalo tiap hari ada kejutan asik juga yah.

tyty: yah kalo tiap hari bokek dunk.HiHiHi...

Mudah-mudahan kondisi badan yang sering lemas dan mual bisa cepat pulih. Tentu saja bisa bikinin misua tercinta surprise lagi degh.
 
Wednesday, November 29, 2006, posted by Beyond My Destination at Wednesday, November 29, 2006
Akhirnya pagi itu setelah kami selesai sarapan tidak lama kemudian transport yang disediakan pihak Mandala datang tepat waktu tepat di depan lobby hotel.
Karena masih juga di landa morning sick, pagi itu aku tidak begitu menikmati sarapan yang di suguhkan dari hotel.

Makanan pagi itu tidak begitu enak, bisa di bilang tidak sesuai standart seleraku, dan akhirnya aku memilih untuk meminum segelas susu dan sepotong roti.

Rasa lapar itu belum hilang, tapi kami harus segera bergegas pergi sebelum ketinggalan dengan rombongan lainnya.
Mudah-mudahan saja hari ini tidak ada hambatan lagi.

Dan kami akhirnya berangkat juga menggunakan maskapai Lion Air, tepat jam 9:00 pagi pesawat terbang menuju jakarta dengan waktu tempuh perjalanan sepanjang satu setenggah jam.
Pada awal perjalan aku merasakan kantuk yang amat berat, tapi rasa kantuk itu serasa terganggu ketika baling-baling pesawat itu sangat kencang terdengar tepat di sebelah kiri-ku. Huh benar-benar menjengkelkan.

Cuaca hari itu agak sedikit buruk dan tiba-tiba saja rasa mual ku kambuh, merasa badan kedinginan dan kelaparan, hingga akhirnya aku ingin sekali mengeluarkan semua isi kemual an yang ada di dalam perut.
Tapi dengan gengsi yang tinggi aku mengurunkan niatku ituh, dan berkata kepada eRBe, ah malu dunk seumur-umur naik pesawat aku nggak pernah muntah masa sekarang harus muntah.. udah deh tahan ajah...

Perasaan gengsi itu buyar seketika saat aku sampai di cengkareng dan langsung saja aku menuju kamar mandi yang terdekat dan akhirnya... aku muntah-muntah, aku gak tahan lagih :-(, perut laper, pusing. HuHuHuHu...

Untung saja, kami tidak mempunyai bagasi dan tidak membawa banyak barang sehingga bisa keluar cepat tanpa menunggu antrian bagasi. Sesegera mungkin aku dan eRBe menaiki taxi yang sudah terparkir.

Saat di perjalanan aku masih saja merasakan mual. Kami langsung menuju ketempat IBU, di setia Budi, saat itu hati ku senang karena sudah sekian lama aku tidak pulang. Tapi di lain hal aku sangat khawatir kalau ibu sakit parah, seperti dulu dimana Ibu pernah mengalami stroke,mudah-mudahan saja kondisinya tidak seperti apa yang aku pikirkan.

Bingo, taxi sudah sampai di setia budi dan fare yang harus di bayar seharga Rp 200.000 plus extra toll dan airport feenya.

Uhuhuhu, lumayan.. abis biasanya kan di jemput jadi gak pake bayar taxi segala.

Begitu ketemu Ibu, uhuhuhu, langsung saja aku cium dan kupeluk erat. Alhamdulilah Ibu masih baik-baik saja.

Kedengerannya mungkin aneh, karena kebanyakan orang-orang terdekatku tidak mempunyai hubungan yang harmonis dengan mertuanya.
Sebagian orang menggap:
Mertua itu nightmares, evils, Pengacau.
Tapi semua kamus itu sama sekali gak ada untuk Ibu mertua ku.

Ibu adalah mama keduaku, kami sangat dekat. Dia bukan saja mertuaku, tapi dia sudah aku anggap seperti ibuku sendiri, ia sangat menyayangiku seperti anaknya sendiri... terimakasih ya Allah ;-) , engkau telah memberikan segala karunia yang terindah.

Walaupun ibu keliatan sangat pucat dan agak kurusan tapi begitu ia melihat anak kesayangannya (eRBe) wajahnya sangat gembira, dan seperti biasanya dia masih saja memikirkan aku, menyuruhku untuk istirahat dan makan agar aku tidak lelah.

Aku tidak sempat bercerita panjang lebar bersama Ibu, karena aku sangat lelah, untung saja eRBe masih terlihat segar dan ia sentiasa menemani ibu dan mengajaknya ngobrol.

to be continued
 
Sunday, November 26, 2006, posted by Beyond My Destination at Sunday, November 26, 2006
Semenjak setahun menikah aku dan eRBe bisa di bilang jarang pulang, atau sama sekali tidak pernah mudik ke jakarta, walaupun bisa di bilang semua famili dan sanak saudara berdomisili di Jakarta.

Kami lebih memilih berjalan-jalan dan berpetualang menjelajahi tempat baru ketimbang pulang. Kami lebih senang
menemani orang tua yang datang mengunjungi ketimbang harus pulang yang kebanyakan masing-masing orang tua kami sangat amat sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri.

Kebetulan pada hari Minggu pagi di HP ku maupun di HP nya eRBe tiba-tiba saja banyak anynamous called dan sms , ternyata ada berita dari IBU ( mertua-ku) , Ibu sakit??? Tersentak kami berdua terkejut, tidak biasanya beliau menyuruh kami pulang saat membaca text messege nya.

Secepat mungkin aku dan eRBe menyiapkan segala macam kebutuhan untuk berangkat, dan kami tidak berhasil mendapatkan tiket langsung dari singapore sampai akhirnya kami harus berangkat via Batam.

Untung saja salah satu teman smp-ku EKY yang bekerja dan berdomisili di sana, dan aku segera menghubungi nya untuk pemesanan tiket. Kami mendapatkan tiket pesawat mandala yang berangkat pukul 7:00 malam waktu batam.


Begitu sampai di terminal pelabuhan batam center, aku langsung di jemput oleh EKy, dan kami langsung saja mengendarai mobilnya. Dengan keadaan perut yang sangat lapar, eRBe dengan sergapnya mengajak teman ku untuk singgah di salah satu kios sate kambing yang terkenal di batam, "Sate Asih".


"Sate Kambing Bumbu Kacang dan Bumbu Kecap"

Begitu sampai di
tempat sate asih, langsung saja aku memesan 2 porsi sate kambing dan 1 porsi gula kambing, kebetulan kmrn waktu denger-denger salah satu temen ini masak sate kambing, aku gak kebagain, jadi masih kebayang-bayang nih ceritanya, Untung saja kepengenan nya udah terobati.

Setelah perut kenyang, kami langsung saja bergegas menuju ke Airport, begitu sampai airport karena kami tidak membawa bagasi, teman ku yang berbaik hati ini membantu aku dan erbe untuk cek in di counter mandala, memang dasar apes ternyata malam itu kami tidak bisa terbang ke jakarta karena hujan deras dan menurut pegawai mandala, pesawat tidak bisa terbang karena ada kerusakan. Keberangkatan pesawat di re-scheduled sampai besok pagi dan kemungkinan besar kita akan terbang dengan maskapai Lion Air.

Tentu saja, sebagian penumpang marah-marah dan minta ganti rugi, salah satu penumpang yang gak kalah sewotnya yah.. suamiku ituh... ihihihihi.

Akhirnya kami mendapat ganti rugi yaitu menginap satu malam di salah satu hotel bintang empat di batam beserta makan malam, sarapan dan spa nya.
Karena gak enak udha nyusahin temen ku ini, jadi aku dan erbe menyuruh nya pulang, karena kami sudah mendapatkan transportasi dari pihak mandala. Dan akhirnya pulang lah teman ku ini.

Tiba-tiba di perjalanan .. aku mikirin donat J.co yang nyum...nyum..nyum ituh, kebetulan waktu tadi lewat mega mall gak sempet singgah kesana, gara-gara udah kesemsem pengen makan sate asih. Gak lama aku sms temen ku ini,


" Selusin J.co berbagai Rasa "

Tyty: Ky, kita akhirnya nginep dulu sehari di batam, kalo gak capek mau main ke hotel kita tungguin deh.. kalo sempet bawain J.co skalian yah bo...
Thanks berat yah.. loe emang temen gwe yang paling baek deh.

Eky: Yah, gwe udha di rumah.

Tyty: ya udah deh gpp say, thanks yah.

EKy: Ty, gwe menuju hotel skarang bawa J.co, tungguin yah.

Tyty: Doh, loe emang the best deh.. thanks banget bro..


Gak lama temen ku ini dateng bawa J.co selusin.. nyem, nyem , nyem..

"makasih om Eky, kata baby yang dalem perut"
 
Tuesday, November 14, 2006, posted by Beyond My Destination at Tuesday, November 14, 2006
It was a rainy day on saturday afternoon last week, where a farewell party was held for this lovely lady I've met recently.

A nice character, friendly friend, a dedicated mother, all the good things in her.

I was unfortunate, not able to drop by on her party due to this uneas
y feeling I had experienced lately. The good thing is, I will see her soon this week before she leave Singapore to migrate to Riyadth.

"Kenang-kenangan Calender"

To my surprise this morning I received a beautiful gift from her. Look, how this calendar was beautifully done. And I love every details on it. It really pictured how happy they are, will be living in one roof again.

I'm happy for you mba Wie.... This gift will reminds me of you and your gorgeous kids.

Thanks for the beautiful gift, stay in touch.

Current mood: Happy
Current music: Glen fredly, Love me